Untuk Perempuan-Perempuanku

Sejak kemarin siang, di daerahku telah turun hujan. Hujan membasahi pekarangan rumah begitupun tanaman mama yang akhir-akhir ini tidak terawat, tangga kayu depan rumah pun basah dan dipenuhi dedaunan yang tertiup angin. Dengan secangkir teh hangat, sebuah novel dari Andrea Hirata yang berjudul padang bulan, sambil mendengarkan lagu ‘cinta dari Melly Goeslaw dan Krisdayanti’ perfect!… Continue reading Untuk Perempuan-Perempuanku

Memetik Hikmah dari Sebungkus Nasi

“Sebungkus nasi tidak dapat mengubah kehidupan mereka, tapi dari sebungkus nasi kita diajarkan cara bersyukur dan lebih peka terhadap sesama” Berbagi Nasi Makassar Di sebuah ruang tempat saya biasa meneguk secangkir kopi, menatap dinding kaca yang transparan. Terlihat seseorang berjalan seperti biasa, dengan karung lusuh di pundaknya. Matahari memancarkan sinar yang tak begitu menyengat kulit.… Continue reading Memetik Hikmah dari Sebungkus Nasi

AMERICANO ITU TANPA TAMBAHAN SUSU

Sabtu, 28 November 2015. Tanpa perayaan apa-apa dan tanpa agenda. Pagi ini hanya berkunjung ke sebuah coffee shop yang berada di daerah perintis kemerdekaan. Melangkah masuk dengan senyum efek slow motion berbalas sapa “rhapsody cafe, selamat pagi” kemudian duduk dan memesan. Seperti biasa, tanpa ada gerakan tambahan. Duduk manis bagai princess, tinggal minta kemudian abrakadabra,… Continue reading AMERICANO ITU TANPA TAMBAHAN SUSU