PESAN UNTUK MANTAN

image

Selamat malam dunia, kini aku siap bercerita lagi. Pernah merasa lelah dan banyak yang ingin diungkapkan tapi bingung untuk menjelaskan darimana? Terlalu banyak yang ada dikepala, berfikir untuk diutarakan tapi diutarakanpun tak akan sama dengan apa yang ada didalam hati. Dan akhirnya hanya bisa menangis tersendu-sendu.

Dalam setahun ini entah berapa kali aku jatuh cinta dan entah sudah berapa kali yakin dengan apa yang ada didepan mata. Katanya “Tuhan akan mempertemukanmu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang benar.” Pertama, tidak ada hal yang salah atau benar diluar dari persoalan matematika. Kata “salah” yang kalian maksud adalah “tidak tepat” bagiku. Nah, tanyaku..

Sampai kapan ku berada dipelukan yang tidak tepat ?

Harus berapa kali hati ini berpindah ?

Harus berapa lama ku menapaki hidup dengan orang yang tidak tepat ?

Dan sebenarnya.. apa dia yang tidak tepat untukku atau malah aku yang tidak tepat untuknya ?

Bukan perpisahan yang kusesali, tapi kelemahanku yang tak bisa membuatmu berhenti mencari. Kebodohanku yang tak bisa mengerti diammu. Ketidak sabaranku menghadapi sikapmu. Keegoisanku tuk dimengerti ditengah kesibukanmu menjemput rezeki. Kesalahanku yang tak bisa menjadi rindu yang membuatmu ingin kembali. Yang kau cari bukan aku, yang ku cari bukan kau tapi ketahuilah yang ku butuhkan ialah kau.

Bagai secangkir kopi yang kutahu itu pahit, namun tetap ku teguk. Rindu, walau selalu saja ada sendu tiap kali datang rindu. Namun, tetap ku rindu adanya kau. Entah buatku tertawa, menangis bahkan khawatir. Sesederhana itu.

Kata orang “Rencana tuhan selalu indah dan selalu tepat pada waktunya.” Untukmu doa yang tak henti-hentinya kupanjatkan ialah jika kita belum berjodoh, semoga kelak kita dipertemukan (lagi) dan paham tentang hakikat kehilangan. Namun, jika kita benar-benar tak berjodoh, semoga kau mendapat jodoh yang baik karna ku tau kau baik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s