AMERICANO ITU TANPA TAMBAHAN SUSU

image

Sabtu, 28 November 2015. Tanpa perayaan apa-apa dan tanpa agenda. Pagi ini hanya berkunjung ke sebuah coffee shop yang berada di daerah perintis kemerdekaan. Melangkah masuk dengan senyum efek slow motion berbalas sapa “rhapsody cafe, selamat pagi” kemudian duduk dan memesan. Seperti biasa, tanpa ada gerakan tambahan. Duduk manis bagai princess, tinggal minta kemudian abrakadabra, pesanan tiba, walau harus menunggu beberapa menit. Sejurus kemudian, beberapa orang berdatangan. Kemudian pergi dan tak kembali dalam waktu yang cukup lama. Entah malam ini, esok atau esoknya lagi.

Pagi ini, tak banyak orang duduk berlama-lama seperti saya. Tak banyak orang yang datang membawa novel, lalu duduk manis ditemani secangkir kopi dan album lama band ‘peterpan’ yang sekarang telah berubah nama menjadi noah. Tak banyak orang yang paginya hanya duduk sendiri dikelilingi bangku kosong.

Suasana yang riuh berubah menjadi sunyi. Kurung waktu yang tak cukup lama, seorang customer datang sendirian. Duduk dua meja dari meja saya. Dengan gaya cool nya, dia tiba-tiba memesan, dengan kalimat “kak, americano, susunya pisah ya.” Sekelebat awan hitam mengambang sejengkal dari atas kepala, hujan meteor, badai pasir, saya syok! Haha, sebenarnya tidak selebay itu sih. Tapi, setahu saya isi dari americano itu hanya espresso dan hot water, kalau pun kita ingin menambahkan unsur pemanis yaa gula lah pemanisnya. Kecuali pesannya kopi susu kemudian susunya dipisah ya bisa jadi, dan memang bisa, iya bisa.

image

Saya tidak tahu banyak tentang kopi. Saya hanya suka nongkrong ditempat ngopi, suka minum kopi, sampai jatuh cinta dengan peracik kopi, peracik kopi yang ada di film ‘filosofi kopi’ maksudnya^^ Oh iya, tentang americano. Dibeberapa tempat menyebutnya long black. Secara kasat mata sih sebenarnya sama saja, cuma beda di metode. Americano itu espresso terlebih dahulu kemudian hot water, sedangkan long black itu hot water dahulu lalu espresso, dengan alasan yang masuk akal. Agar crema-nya tidak hancur. Teruntuk americano biasanya kita menggunakan lungo. Why? Kembali lagi ke prinsip awal, agar crema-nya tidak hancur. Karena, crema adalah salah satu indikator yang dapat menunjukkan bahwa kopi itu terekstraksi dengan sempurna. Dan menurut saya, crema masih jauh lebih indah dibanding art yang dihasilkan dari foam.

Wah, malah panjang lebar soal kopi haha. Semoga tidak ada lagi orang yang seperti dicerita saya pagi ini. Ibarat ingin menikah, tapi tak tau ingin menikah dengan siapa, huh! Jadi, tidak ada yang salah dari ‘selera’ tapi ada baiknya mengetahui apa yang ingin diminum, ketahui namanya, ketahui indikatornya.

Coffee is the drink of heaven. Enjoy ur coffee.

Iklan

6 respons untuk ‘AMERICANO ITU TANPA TAMBAHAN SUSU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s